Misteri Antimateri

Didunia yang fana ini, tampaknya segala sesuatu diciptakan Tuhan secara berpasangan atau “berlawanan”, misalnya atas-bawah, kanan-kiri, depan-belakang, ataupun pria dan wanita. Pada tahun 1918, sejumlah Ilmuwan berteori bahwa saat terjadi proses penciptaan alam semesta (big bang), telah tercipta dua macam zat. Salah satunya adalah zat yang kita nikmati saat ini, seperti pegunungan, bebatuan, pepohonan, dan lain sebagainya. Zat yang satunya lagi, adalah lawannya, yang sifatnya sama dengan materi biasa, tapi merupakan kebalikannya. Inilah yang dikenal dengan sebutan Antimateri.

Anda mungkin teringat film fiksi Angels and Demons, diangkat dari cerita novel terbitan tahun 2000, karya Dan Brown. Dikisahkan dalam Angels and Demons, kelompok Illuminati bertujuan menghancurkan Vatikan dengan bom antimateri yang dicuri dari organisasi nuklir Eropa CERN (Conseil Européean pour la Recherche Nucléaire) di Jenewa, Swiss. CERN memang memiliki mesin pemercepat partikel bernama LHC (Large Hadron Collider) yang digunakan untuk mencoba memecahkan Misteri Antimateri.

Tahun 1985, CERN memproduksi 10 nanogram antimateri. Sepuluh tahun kemudian, CERN juga menciptakan antiatom yaitu antihidrogen, yang merupakan antimateri dari hidrogen. Jika atom hidrogen terdiri dari elektron dan proton, maka atom antihidrogen terdiri dari positron dan antiproton. Antimateri memang disebut-sebut dapat menjadi senjata pemusnah massal. Tapi, CERN telah memberikan pernyataan bahwa manusia tidak dapat membuat bom antimateri.

Seperti yang kita ketahui, atom terdiri dari proton, elektron dan neutron. Sekumpulan atom dapat berikatan dan membentuk molekul. Molekul dan atom membentuk sesuatu yang disebut materi. Lawan dari materi adalah antimateri, yang tersusun atas antipartikel dari partikel yang menyusun suatu materi biasa. Antipartikel adalah partikel subatomik bermassa yang memiliki sifat sama dengan partikel, tapi berbeda muatan, yang terdiri dari positron, antiproton dan antineutron. Positron adalah antipartikel/ antimateri dari elektron, antiproton adalah antipartikel/ antimateri dari proton, dan antineutron adalah antipartikel/ antimateri dari neutron.

Dengan kata lain, antimateri adalah materi, tapi bersifat berlawanan dengan materi biasa. Antimateri tidak tersedia secara alami di Bumi, bahkan mungkin sangat sedikit di Tata Surya dan galaksi kita Bima Sakti, tapi dapat dihasilkan dari peluruhan radioaktif dan sinar kosmik. Teori antimateri dikemukakan tahun 1928 oleh fisikawan Paul Dirac, dan ditemukan tahun 1932 oleh fisikawan Carl Anderson.

Semua benda didunia terdiri atas materi, untuk menyimpan antimateri tentu saja dibutuhkan media yang bukan dari materi, karena jika materi dan antimateri bertemu, maka keduanya akan saling memusnahkan dan dikonversikan dalam energi murni 100 %. Seperti saat positron berenergi rendah bertemu dengan elektron berenergi rendah, keduanya saling memusnahkan. Dengan kata lain, keduanya diubah menjadi partikel lain dengan energi yang sama, sesuai formula Einstein E=mc². Dengan formula Einstein, energi 1 gram antimateri setara dengan 42.800 ton bom TNT (Trinitrotoluene). Sejumlah Ilmuwan berasumsi, jika ada antimateri, maka alam semesta terdiri dari materi dan antimateri, sehingga memunculkan hipotesis adanya anti-alam semesta (anti-universe).

Dalam fiksi ilmiah Star Trek, antimateri digunakan sebagai sumber energi pesawat U.S.S Enterprise. Antimateri menjadi impian energi masa depan, bahkan untuk menjelajahi alam semesta, antimateri jauh lebih bertenaga dari energi nuklir, tanpa radiasi dan polusi, juga sangat efisien. Hanya dengan sedikit antimateri dapat menghasilkan energi listrik dalam jumlah besar, yang dapat menerangi kota-kota di dunia.

Tuhan “tidak akan pernah habis”, pengetahuan manusia hanyalah seujung kuku dari pengetahuanNya. Manusia tidak akan pernah dapat menyamai atau melampaui-Nya, walaupun jika kelak manusia dapat menyingkap sepenuhnya misteri mengenai antimateri. Dan bila misteri antimateri tersingkap sepenuhnya, semoga manusia dapat memanfaatkannya untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik di Bumi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s